Sumpah Pemuda, dari HMI Surabaya untuk Pemuda Indonesia

Author by : Azhar Kahfi

(Ketua Umum HMI Cabang Surabaya 2010-2011)

His Link on : http://www.facebook.com/#!/profile.php?id=1737928318

 

 

 

 

 

 

 

 

Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe

Bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia

Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe

Berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Kami poetra dan poetri Indonesia menjoendjoeng

Bahasa persatoean, bahasa Indonesia

Demikianlah resolusi sumpah pemuda yang digaungkan saat Konges Pemuda pada 28 Oktober 1928. Komposisi resolusi sumpah pemuda yang di susun oleh Muhammad Yamin itu pada akhirnya membawa perubahan besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia ketika masa itu berada dalam genggaman kaum imperialis dicengkeram kebebasannya, ribuan bahkan jutaan rakyat harus menjadi martir demi merebut kebebasan, kemerdekaan. Pemuda Indonesia semasa yang menjadi tonggak  peradaban bangsa, berupaya untuk mengambil peran revolusionernya dengan meneriakkan dan menggelorakan sumpah kesetiaannya. Akan tetapi, sumpah itu kini terasa mati, tak ada tuahnya lagi. Apatisme terhadap persoalan bangsa  mulai melilit sebagian besar kaum muda republik ini.

Peran vital pemuda di masa lalu itu, menggugah kesadaran dan menyuntikkan semangat baru bagi HMI Cabang Surabaya untuk bergerak aktif mengembalikan ingatan para pemuda saat ini untuk turut serta berjuang mengawal cita-cita bangsa. Gemuruh hiruk pikuk modernisasi selayaknya tidaklah melalaikan peran dan tugas pemuda sebagai penerus bangsa.

Maka dengan ini, HMI Cabang Surabaya mengajak segenap elemen bangsa, dari aliran manapun, suku apapun, agama apapun, komunitas manapun untuk berperan aktif dalam menjaga kedaulatan NKRI. Dicaploknya sebagian wilayah NKRI haruslah menjadi pelajaran akan pentingnya menjaga wilayah-wilayah perbatasan. Perjuangan para pahlawan bangsa serta para Founding fathers haruslah selalu jadi refleksi bahwa NKRI adalah harga mati.

Dihisapnya sumber daya alam oleh kaum borjuis komprador dalam perut bumi republik ini, membuat rakyat menjadi budak di negeri sendiri. Rakyat tersungkur dalam rumah sendiri. Mereka ibarat tikus yang mati di lumbung padi. Maka tak ada jalan lain, renegosiasi kontrak menjadi sebuah keniscayaan. Hal ini sebagai upaya untuk menegakkan kedaulatan bangsa. Sudah saatnya pemuda masa kini berteriak lantang dan tegas terhadap perusahaan-perusahaan asing yang menghisap darah rakyat

Selain itu, seringnya terjadi upaya penyiksaan, penindasan serta pembunuhan terhadap para TKI membuktikan lemahnya diplomasi internasional pemerintah. Maka segera lakukan langkah-langkah cepat, tepat dan terukur dengan memberikan perlindungan hukum bagi para pahlawan devisa yang menjadi korban tindak kekerasan dan pembunuhan.

Pemuda sebagai penggerak pemersatu bangsa haruslah berada di garis depan perjalanan bangsa ini. Siapkan diri dalam menghadapi persaingan global. Kawal dan hancurkan tempurung kesadaran pemuda yang masih terlena dengan derasnya globalisasi. Bangkitkan solidaritas antar pemuda demi terwujudnya persatuan bangsa. Hujan konflik yang terjadi di sana, teror yang di sini, bencana alam di ujung timur, gempa bumi di ujung barat bukanlah menjadi alasan untuk tidak mengerek kesadaran nasional pemuda untuk ikut turun tangan, menyingsingkan lengan baju meminimalisir segala persoalan yang melilit bangsa ini.

Sungguh ironis pula jika kita saksikan kolonialisasi bahasa saat ini. Keengganan pemuda saat ini menggunakan bahasa nasional, menjadikan bangsa ini kehilangan karakternya. Padahal sering kita dengar sebuah pepatah yang berbunyi “Silap Bahasa Hilang Bangsa”. Namun hal itu TIDAK PERNAH menjadi pengingat pemuda saat ini. Para pemuda di masa 1928 adalah mereka yang sadar bahwa bahasa adalah jiwa bangsa. Bila anak bangsanya sudah silap akan bahasanya, bangsa itupun sebenarnya sudah tidak ada lagi. Sebab, keturunan dari jiwa bangsa adalah bahasa. Jadi, bahasa adalah simbol dan hati nurani dari kecintaan terhadap bangsa. Dan ingatlah…Tidak ada suatu bangsa manapun yang bisa berdiri sendiri dan mandiri dengan menggunakan bahasa asing..

HMI CABANG SURABAYA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s